banner 728x250

TPST 3R Mulyoagung Malang Sukses Tuntaskan Masalah Sampah Hingga Jadi Percontohan Nasional

TPST 3R Mulyoagung. (Foto: Damanhury Jab/Rubrika)
banner 120x600
banner 468x60

MALANG – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) 3R Mulyoagung Bersatu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, sukses menjawab permasalah pencemaran lingkungan di kawasan perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu.

TPST Mulyoagung Bersatu yang berdempetan langsung dengan kawasan wisata desa (Pan Java) ini mengusung konsep 3R yakni Reduce, Reuse dan Recycle .

banner 336x280

Penggagas sekaligus pimpinan TPST Mulyoagung Bersatu, Supadi, saat ditemui di ruang kerjanya menerangkan, pendirian TPST ini bermula ketika terjadinya pencemaran di sungai brantas beberapa tahun silam akibat meningkatnya produksi sampah di lingkungan masyarakat Mulyoagung yang saat itu terus bertambah jumlah penduduknya.

“Pendirian TPST Mulyoangung Bersatu ini adalah sebuah keharusan dan kebutuhan untuk menyelamatkan lingkungan, menjaga kesehatan warga sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” terangnya, Kamis (2/06/2022).

READ  Perumda Tugu Tirta Sabet Bintang 5 TOP BUMD Awards 2022

Pendirian TPST ini kata Supadi, menggunakan biaya pribadi miliknya tanpa bantuan finansial dari pemerintah Desa Mulyoagung waktu itu. Kendati demikian, Pemerintah Desa Mulyoagung memberikan ijin kepada dirinya untuk membangun TPST di atas tanah desa.

“TPST ini berdiri diatas lahan milik desa akan tetapi pengelolaannya secara mandiri. Kami juga mempekerjakan puluhan warga dengan gaji sesuai UMR dan selain itu kami juga turut melakukan pembayaran retribusi ke Pemerintah Desa dengan nominal puluhan juta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Mulyoagung, Suheri, menyampaikan apresiasinya kepada TPST Mulyoagung Bersatu yang telah menjalankan peranan penting di wilayah Desa Mulyoagung bahkan kini telah menjangkau sebagian besar wilayah di Kecamatan Dau.

READ  Jelang Laga Persahabatan Arema FC Vs PSIS Semarang, Polres Malang Perketat Pengamanan

“Kami memberikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas peran TPST Mulyoagung yang telah membantu menjawab persoalan lingkungan di Desa Mulyoagung khususnya dan Kecamatan Dau pada umumnya,”ungkap Suheri.

Suheri mengakui bahwa awal berdirinya TPST ini tanpa campur tangan sedikitpun dari Pemerintah Desa saat itu. Namun, TPST 3R yang dipimpin oleh Supadi ini berhasil menuntaskan persoalan lingkungan yang kala itu nyaris mengundang konflik antara warga dan pemerintah.

“Saat ini, TPST 3R Mulyoagung Bersatu telah menjadi TPST percontohan yang sering menjadi referensi studi kasus berbagai instansi pemerintahan. Bahkan, beberapa pengunjung TPST ini datang dari luar negeri. Ini adalah prestasi yang patut diapresiasi,” tutur Suheri.

READ  Pulihkan Ekonomi, BEM UWG Malang Gelar CEBI-2 Tahun 2022

Tak hanya itu, Kades Mulyoagung ini juga mengakui bahwa TPST Mulyoagung Bersatu hingga saat ini masih berperan penting dalam menyokong Pendapatan Asli Desa (PAD) di Desa Mulyoagung Dau.

“Retribusunya ke desa juga alhamdulillah lancar,” singkatnya.

Untuk diketahui, TPST Mulyoagung Bersatu saat ini terus melakukan pengembangan dengan meningkatkan fasilitas prasarana pendukung dan terus menjangkau wilayah-wilayah di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang memiliki permasalahan sampah.