banner 728x250

Momen Hari Lahir Pancasila, Aufa Zhafiri Ajak Generasi Muda Berkarya, Lawan Radikalisme

Anggota DPRD Jatim Aufa Zhafiri, menggelar Reses II tahun 2022 di Malang, Rabu (01/06/2022). (Foto: Swandy/Rubrika)
banner 120x600
banner 468x60

MALANG – Pada momen Hari Lahir Pancasila tahun ini, Anggota DPRD Jatim Aufa Zhafiri, S. Ak, mengajak masyarakat khususnya generasi muda agar tidak melupakan sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh bangsa.

Hal itu disampaikannya disela-sela saat menggelar reses II tahun 2022 di Dapil 6 Jatim, Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang), Rabu (01/06/2022).

banner 336x280

“Masyarakat Malang Raya khususnya generasi muda saya berpesan jangan pernah lupakan sejarah, kedua jangan pernah lupakan bangsa ini berdiri. Pancasila ini ada sebagai landasan kita berbangsa dan bernegara. Filosofi Pancasila mencakup hampir seluruh aspek kehidupan kita sebagai bangsa besar bangsa Indonesia,” ujarnya.

READ  Perumda Tugu Tirta Sabet Bintang 5 TOP BUMD Awards 2022

Menurutnya, generasi muda saat ini masih terlena dan lalai dengan kemajuan dan semakin berkembangnya teknologi yang tidak diimbangi dengan wawasan kebangsaan.

“Sayangnya generasi muda banyak yang lalai, karena terbui dengan kemajuan teknologi, terkontaminasi kehudayaan asing sehingga melupakan jati diri bangsa,” bebernya.

Apalagi, baru-baru ini, Malang Raya digemparkan dengan penangkapan tersangka teroris di dunia pendidikan yang bahkan pelakunya adalah mahasiswa atau generasi muda.

READ  Tak Hadir Kongres Jakarta, KNPI Jatim: Yang Sah Kongres Maluku

“Radikalisme memang sesuatu yang ga bisa di hindari, karena di era yang dimudahkan dengan teknologi ini butuh ekstra kerja keras, tapi bisa dilokalisir. Nah, memang bicara radikalisme sasarannya pertama adalah golongan yang secara ekonomi kurang, siapa yang menyisipkan ini tentunya dari orang asing, semua pendanaan dari luar untuk menumbuhkan bibit radikal agar bangsa kita menjadi lemah. Jadi radikalisme sengaja diciptakan. Kalau bangsa kita kuat bangsa lain akan takut,” tegasnya.

READ  Tantri Bararoh Luncurkan Buku Konstruksi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Pancasila

Untuk mencegah generasi muda terjerumus kedalam radikalisme, menurut Politisi Gerindra itu yang paling penting adalah edukasi.

“Edukasi ini medianya macam-macam, bisa kegiatan tatap muka seperi ini, via online, kemudian kita juga pikirkan dan kembangkan wadah-wadah agar anak muda punya saluran untuk menyalurkan kreatifitasnya. Sehingga mereka punya kesibukan yang positif dan tidak memikirkan hal-hal yang berbau radikalisme,” bebernya.