banner 728x250

Wagubsu Ijeck Kaget Kurma Tumbuh Subur di Tanah Karo

Wagubsu Ijeck Saat Berkunjung ke Kebun Kurma di Kabupaten Karo. (Foto: Ist)
banner 120x600
banner 468x60

KABUPATEN KARO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, kunjungi salah satu petani di Kabupaten Karo. Terlihat dalam akun sosial media @musa_rajekshah dalam kunjungannya ini, Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah, merasa mendapatkan pengalaman yang luar biasa ketika melihat dan mengetahui adanya pohon kurma yang tumbuh subur di Tanah Karo.

“Saya baru ini punya pengalaman hidup melihat pohon kurma tumbuh di dataran tinggi, ketinggiannya sekitar 750 Mdpl di Desa Kutambaru, Kabupaten Karo dan berbuah. Buahnya pun gak sekedar berbuah tapi buahnya setelah saya rasa sama seperti kurma ruthob yang dibeli di Madina. Ini luar biasa, berkah dari Tuhan untuk Bapak Bena dan warga. Lihat semua orang dari Medan termasuk saya banyak datang kemari,” ujar Ijeck, Sabtu (04/06/2022).

banner 336x280

Seperti diketahui bahwa asal tanaman Kurma banyak pendapat yang menetapkan jika pohon kurma berasal dari kawasan Teluk Persia dan telah dibudidayakan sejak 4000 SM.

READ  Hadiahi Pelajar di Kabupaten Toba, Martin Manurung Konsisten Majukan Pendidikan

Pohon ini harus ditanam di daerah yang kering dan panas, serta mengandung pasir agar bisa tumbuh dengan subur. Kondisi tersebut karena tanaman kurma termasuk dalam jenis pohon palem. Karenanya pohon kurma banyak ditemukan di kawasan Afrika dan Timur Tengah, seperti Mesir, Irak, dan Arab Saudi.

Ijeck sendiri merasa senang dapat hadir dan mendapatkan ilmu dari petani. Dalam penjelasannya, Bang Ijeck mengharapkan kedepannya daerah ini dapat dijadikan salah satu tujuan wisata melihat adanya potensi untuk menjadi agrowisata yang dapat menarik para wisatawan domestik maupun asing.

READ  Polda Sumut Buru Perusahaan Penyelundup PMI Ilegal ke Kamboja

“Senang rasanya bisa datang kesini, apalagi Bapak Bena ini tak pelit ilmu apa yang saya tanya beliau jawab. Ditambah lagi, ternyata selain kurma ada juga buah naga dan salak. Ke depan, daerah ini bisa jadi destinasi wisata buah-buahan, dan kurma ini jadi penariknya karena memang tidak biasa. Yakinlah bukan hanya wisatawan dari Sumut saja, wisatawan asing pun juga penasaran mau datang kemari,” bebernya.